TRIK MENGHAPAL CEPAT

TEKNIK MENGHAPAL JITU

 

Kalian mungkin sering menemukan kesulitan dalam menghapal tokoh-tokoh, cerita sejarah ataupun pelajaran sekolah yang berkaitan dengan hapalan. Hal tersebut terjadi dikarenakan kalian tidak mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk menghapalkannya. Asalkan kamu tahu caranya, maka menghapal bukanlah menjadi sesuatu hal yang sulit. Untuk itu, dalam pelatihan kali ini kamu akan berkenalan dengan 4 teknik yang dapat digunakan untuk mengahapal jitu.

Menghapal berkaitan dengan bagaimana cara kamu menyerap informasi dan menyimpannya dengan rapi dalam ingatan kamu. Ada beberapa teknik yang berhubungan dengan penyerapan dan penyimpanan informasi, teknik-teknik tersebut antara lain:

1. Teknik Imaginasi

            Otak kamu akan lebih mudah menyerap dan menyimpan informasi   yang bentuknya: nyata (dapat dilihat), lucu, penuh warna, melibatkan emosi, berbentuk tiga dimensi, dan tidak masuk akal. Oleh karena itu, tergantung bagaimana kamu merancang semua informasi agar disukai oleh otak. Teknik imaginasi menekankan pada bagaimana kamu merekayasa informasi agar lebih mudah diserap otak, dengan membayangkan informasi tersebut seakan-akan kamu mengalaminya langsung. Ada berbagai tahapan yang dapat kamu lakukan untuk melatih daya imaginasi kamu, tahapan sederhana yakni dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  • Pejamkan matamu dan bayangkan kamu mengalami kejadian seperti informasi yang ingin kita serap.
  • Buatlah bayangan kamu itu menjadi sesuatu yang lucu, penuh warna, dan melibatkan perasaanmu.
  • Telusuri setiap kejadian dengan mendetail yang ada pada informasi tersebut.

Contoh:

Kamu akan berlatih imaginasi dulu seperti berikut ini:

–      Bayangkanlah sebuah kemeja kotak-kotak berwarna biru.

–      Tepat di dada sebelah kanan, ada saku bergambar paus putih.

–      Tiba-tiba dibagian lengan kiri dan kanan muncul tangan manusia.

–      Lalu bagian bawahnya muncul dua kaki dan di bagian atasnya muncul kepala.

–      Lalu baju itu menghampiri dan mengajak berbicara kepada kamu sambil berjabat tangan dia bilang “hai apa kabar hari ini?”.

 

2. Teknik Rangkaian kata

Teknik rangkaian kata digunakan untuk menghapal informasi yang berupa kata-kata penting. Kata-kata tersebut dapat dirangkai menjadi sebuah cerita, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rangkaian ceritanya. Hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya :

  • Setiap kalimat tidak boleh memuat kata benda lain yang tidak terdapat dalam informasi yang ingin kita hapalkan.
  • Setiap kalimat diupayakan agar lucu, menarik, melibatkan emosi, bahkan mungkin tidak masuk akal.
  • Setiap kalimat alangkah lebih bagusnya merupakan rangkaian cerita yang bersambung.
  • Setelah kamu hapal rangkaian ceritanya kamu diharuskan untuk dapat mencerna/mengingat kata-kata yang hendak kamu hapalkan.

Misalkan kamu ingin menghapal beberapa kata seperti gedung, garasi, mobil, cangkul, sapi, pagar, tembok, pramugari, becak, sawah. Maka teknik rangkaian katanya adalah :

–      Bayangkan anda memasuki sebuah gedung.

–      Anda memasuki garasi melihat mobil yang di sampingnya tergeletak cangkul.

–      Tiba-tiba muncul seekor sapi lalu meloncati pagar dan tembok mengejar pramugari yang sedang naik becak.

 

3. Teknik Pelesetan Kata

Teknik pelesetan kata kamu gunakan agar informasi dapat disimpan otak dengan baik dan mudah untuk dipanggil kembali. Informasi berupa kata-kata kamu pelesetkan menjadi kata-kata yang lucu. Hal yang perlu diingat bahwa tidak mudah untuk membuat pelesetan kata dari informasi yang ingin kamu hapalkan, namun disinilah uniknya karena tidak lazim kamu membuat pelesetan justru otak menyenangi informasi seperti ini. Jadi tantangannya seberapa kreatif kamu dalam membuat pelesetan kata dari informasi yang ingin kamu peroleh.

Ada beberapa contoh pelesetan kata yang sering kamu dengar atau pakai dalam pembelajaran. Contohnya turis itu angker digunakan untuk menghapal ibu kota Turki adalah Angkara. Contoh lainnya samak di Indonesia dibuat samanhudi ini digunakan untuk menghapal pendiri SDI adalah Samanhudi.

 

4. Teknik Akrostik

Teknik ini digunakan dengan cara mengambil beberapa kata depan untuk selanjutnya digabungkan menjadi kata yang unik. Teknik ini digunakan untuk menghapal informasi beberapa kata dan kata depannya kamu jadikan akronim yang unik dan lucu.

Sebagai contoh MALAS, ini digunakan untuk menghapal nama tulang-tulang pendengaran di telinga yakni Martil, Landasan dan Sanggurdi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s