Permasalahan Dalam Penelitian

Permasalahan dalam Penelitian

by : Dadan Haedar Rauf, S.Si

A. PERMASALAHAN DALAM PENELITIAN

Permasalahan dalam Penelitian dibagi tiga yaitu:

1. Permasalahan Deskriptif yaitu permasalahan yang tidak membandingkan dan menghubungkan dengan variabel lain, hanya menggambarkan variabel saja. Contoh:

  • Seberapa banyak Panen Udang Windu di kecamatan Besuki ?
  • Berapa tingkat kedisiplinan staf Amiki ?

2. Permasalahan Komparatifyaitu permasalahan yang menggambarkan perbedaan karakteristik dari dua variabel atau lebih. Contoh

Adakah perbedaan kualitas belajar mahasiswa Amiki kota dengan Amiki Sukorejo
Adakah perbedaan kualitas pelayanan masyarakat antara pemerintahan kota Jember dengan Pemerintahan kota Situbondo

3. Permasalahan Assosiatifyaitu permasalahan yang menghubungkan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Menurut sifat hubungannya terdiri dari tiga jenis yaitu

Hubungan simetris ialah hubungan yang bersifat kebersamaan antara dua variabel atau lebih. Contoh:

Adakah hubungan antara poster tubuh seseorang dengan gaya kepemimpinan

Adakah hubungan keaktifan mengikuti perkuliahan dengan nilai prestasi

Hubungan causatif ialah hubungan yang bersifat mempengaruhi antara dua variabel atau lebih. Contoh:

Berapa besar pengaruh tambahan gaji terhadap displin kerja pegawai

Berapa besar pengaruh pupuk terhadap hasil panen

Hubungan Interaktifialah hubungan antara dua variabel atau lebih yang saling mempengaruhi.

Adakah hubungan antara pemberian insentif dengan efektivitas kerja

Adakah hubungan antara pendidikan, sikap dan kepribadian dengan keterampilan kerja.

B. HIPOTESIS DALAM PENELITIAN

Hipotesis berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata “hupo” (sementara) dan “thesis” (pernyataan atau teori). Sehingga hipotesis diartikan sebagai pernyataan sementara yang masih lemah kebenarannya (harus diuji kebenarannya).

Hipotesis penelitian adalah hipotesis kerja (Hipotesis Alternatif Ha atau H1) yaitu hipotesis yang dirumuskan untuk menjawab permasalahan dengan menggunakan teori-teori yang ada hubungannya (relevan) dengan masalah penelitian dan belum berdasarkan fakta serta dukungan data yang nyata di lapangan. Hipotesis alternatif dirumuskan dengan kalimat positif.

Dalam statistik hipotesis diartikan sebagai pernyataan mengenai keadaan populasi (parameter) yang akan diuji kebenarannya berdasarkan data yang diperoleh dari sampel penelitian. Sehingga yang diuji dalam statistik adalah Hipotesis Nol (Ho). Hipotesis nol adalah pernyataan tidak adanya hubungan, pengaruh, atau perbedaan antara parameter dengan statistik dan lawanya Ha yang menyatakan adanya hubungan, pengaruh atau perbedaan antara parameter dan statistik.

Mengacu pada perbedaan permasalahan penelitian, maka hipotesis penelitian dibedakan menjadi

  1. Hipotesis Deskriptif yaitu hipotesis yang tidak membandingkan dan menghubungkan dengan variabel lain atau hipotesis yang dirumuskan untuk menentukan titik peluang, hipotesis yang dirumuskan untuk menjawab permasalahan taksiran (estimatif). Contoh:
    1. Panen Udang Windu di kecamatan Besuki mencapai 50 ton/ha/tahun.
    2. Disiplin kerja staf Amiki sangat tinggi.
  2. Hipotesis Komparatif dirumuskan untuk memberikan jawaban pada permasalahn yang bersifat membedakan:
    1. Ada perbedaan kualitas belajar mahasiswa Amiki kota dan Amiki Sukorejo, yaitu mahasiswa Amiki kota lebih baik dari mahasiswa Amiki Sukorejo.
    2. Ada perbadaan kualitas layanan kesehatan di kabupaten jember dengan kabupaten Situbondo yaitu kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Jember lebih baik dari kualitas layanan kesehatan di kabupaten Situbondo.
  3. Hipotesis Assosiatif dirumuskan untuk memberikan jawaban pada permasalahan yang bersifat hubungan. Menurut sifat hubungannya dibedakan menjadi tiga yaitu
    1. hipotesis hubungan simetris. Contoh

a). Ada hubungan antara poster tubuh dan gaya kepemimpinan.

b). Ada hubungan antara keaktifan mengikuti perkuliahan dengan prestasi belajar.

2. hipotesis hubungan causatif. Contoh:

a). Pemberian tambahan gaji berpengaruh besar terhadap Displin kerja.

b). Pemberian pupuk berpengaruh besar terhadap hasil panen.

3. hipotesis hubungan interaktif. Contoh:

a). ada hubungan yang saling mempengaruhi antara pemberian insentif dengan efektivitas kerja

b). Keterampilan kerja saling mempengaruhi dengan tingkat pendidikan.

Dua macam kesalahan dalam pengujian hipotesis

  1. Apabila kita nyatakan Ho diterima kemudian dibuktikan melalui penelitian kita menerimanya, maka kesimpulan yang dibuat adalah benar.
  2. Apabila kita nyatakan Ho diterima kemudian dibuktikan melalui penelitian ditolak, maka kesimpulan yang diambil itu merupakan kesalahan yang disebut kesalahan model I (α).
  3. Apabila Ho kita tolak kemudian dibuktikan melalui penelitian menolaknya, maka kesimpulan yang dibuat adalah benar.
  4. Apabila Ho kita tolak kemudian dibuktikan melalui penelitian diterima maka kesimpulan yang diambil itu merupakan kesalahan yang disebut kesalah model II (β).

Kesimpulan

Keadaan yang sebenarnya

Ho benar

Ho salah

Menerima Ho Kesimpulan benar Kesalahan model II (β)
Menolak Ho Kesalahan Model I (α) Kesimpulan benar

Contoh.

Seorang investor berkunjung ke mancanegara. Dalam kunjungan itu dia tertarik pada Indonesia untuk membangun kembali perekonomian negara yang hancur akibat berbagai bencana seperti Tsunami di Aceh dan Gempa Tektonik Yogya. Sehingga sebagai investor ingin membuat kepastian apakah perlu atau tidak menanamkan modal di Indonesia Permasalahan semacam ini perlu diantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi atau gejala-gejala  yang muncul

  1. penanaman modal sebenarnya mempunyai keuntungan kemudian investor melakukannya. Tindakan yang telah dilakukan investor itu merupakan tindakan yang benar.
  2. Sebenarnya menanam modal itu mempunyai keuntungan, tetapi investor tidak melaksanakannya. Mungkin dia menduga kurang amaan tentang stabilitas nasionalnya. Tindakan yang dilakukan adalah kesalahan yang disebut kesalahan model I
  3. Penanaman modal sebenarnya tidak ada keuntungannya kemudian investor tidak melakukan hal tersebut. Tindakan yang dilakukan adalah tindakan yang benar.
  4. Sebenarnya menanam modal tidak ada keuntungan, kemudian investor melakukannya, maka tindakan itu merupakan kesalahan yang disebut kesalahan model II.

Untuk materi dalam bentuk powerpoint silahkan download di link ini

permasalahan penelitian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s