SEMUT JEPANG

Binatang kecil dengan manfaat yang menakjubkan
semut jepang 2

Sekilas tentang semut Jepang

Semut dalam bahasa Jepang memiliki sebutan Ari, dimana secara harafiah memiliki arti serangga kesetiaan. Di negara Jepang sendiri terdapat lebih dari 200 jenis semut jepang yang berbeda-beda. Beberapa contoh dari jenis semut Jepang yakni:

Pachycondyla pilosior Amblyopone silvestrii Stenamma owstoni
Aphaenogaster Ponera swezeyi Aphaenogaster ruida
Ponera scabra Pehidole bugi Aphaenogaster vapida
Solenopsis japonica Monomorium trivial Technomyrmex gibbsosus
Ochetellus glaver Lasius talpa Lasius umbratus
Lasius spathepus Pyramica leptothrix Vollenhovia emeryi
Polyergus samurai Crematogaster vagula Camponotus nipponicus

Dan masih banyak lagi jenis spesies lainnya dari semut Jepang yang tidak kita sebutkan disini semua. Yang di atas merupakan beberapa contohnya saja.

 

Ciri-ciri dan manfaat semut Jepang

Adapun perbedaan dari semut Jepang dibandingkan semut spesies lainnya yakni memiliki badan yang keras, bersayap namun tak bisa terbang, suka reproduksi, hidup secara berkelompok, bukan hewan kanibal. Itulah beberapa ciri yang membedakan semut Jepang dengan spesies semut lainnya. Dimana ciri utama yang menonjol adalah dari sayapnya.

Karena memiliki manfaat, sehingga semut Jepang banyak dicari oleh orang-orang, dan banyak orang yang membuat budidaya semut Jepang yang satu ini. Lebih lanjut, sekarang mari kita bahas tentang manfaat dan khasiat atau kegunaan dari semut Jepang untuk manusia berikut:

  • 1. Mengatur kadar kolesterolKolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh kita tetapi tidak sedikit dari kita yang mengkonsumsi kolesterol terlalu berlebihan. Seperti mengkonsumsi makanan – makanan bersantan ataupun makanan laut. Semut Jepang dapat membantu mengaturnya baik bagi penderita kolesterol tinggi maupun normal.

    2. Meringankan penyakit jantungSemut Jepang juga dipercaya dapat mengobati penyakit jantung. Penyakita yang dapat menyerang berbagai usia ini memang penyakit yang menyeramkan karena dapat menghilangkan nyawa seseorang secara tiba-tiba.

    3. Meringankan DiabetesSemut memang senang sekali dengan gula tetapi semut Jepang diyakini dapat membantu mengatur jumlah gula dalam tubuuh kita khususnya bagi penderita penyakit gula alias Diabetes. Mereka akan menghilankan gula dalam darah yang berelebihan.

    4. Mengatur tekanan darahManfaat lainnya adalah mengatur tekanan darah dalam tubuh. Zat enzim dalam semut Jepang akan membantu mengatur tekanan darah seperti tekanan darah tinggi yang akan berlanjut ke penyakit lainnya.

    5. Memberi tambahan visalitasUntuk anda yang memiliki aktivitas yang padat misalnya membutuhkan energi ekstra dalam berkegiatan rutin, semut jepang dapat menjadi vitamin dalam tubuh yang menambah vitalitas baik pria ataupun wanita. Sehingga akan menambah stamina dan kekuatan dalam tubuh.

    6. Meringankan penyakit hati

    Penderita penyakit hati seperti liver juga dapat mengkonsumsi semut Jepang sebagai obat. Semut Jepang dipercaya dapat meringankan penyakit hati atau setidaknya tidak membuat penyakit hati kambuh lebih sering.

    7. Mengatasi penyakit asam urat

    Orang dewasa banyak sekali yang mengalami penyakit asam urat seiring bertambahnya usia. Asam urat disebabkan oleh berbagai faktor dan yang paling dominan adalah karena pola hidup. Semut Jepang akan mengatasi penyakit yang satu ini juga dan membuat penderitanya akan jarang merasa sakit di bagian sendi yang terkena asam urat.

    8. Membantu mengobati StrokeSemut Jepang juga memiliki manfaat untuk membantu mengobati penyakit Stroke. Tentunya tergantung dengan tingkat keseriusan penyakit Stroke sendiri. Bila Stroke telah masuk ke dalam tingkatan tinggi, bisa saja semut Jepang tidak dapat mengobati hanya meringankan.

Cara meminum semut Jepang

Mungkin Anda bingung bagaimana menggunakan semut Jepang untuk mengambil khasiatnya tersebut. Caranya yaitu dengan menggunakan kapsul kosong yang berbahan rumput laut. Anda bisa menemukan kapsul ini dengan mudah di toko obat terdekat di kota Anda. Kemudian, Anda perlu mencari semut Jepang ini, lalu semut Jepang pun yang ukurannya kecil dimasukkan dalam kapsul. Selanjutnya kapsul dimasukkan lagi ke dalam makanan lainnya.

Contohnya yang mudah saja seperti pisang, masukkan kapsul ke pisang lalu Anda makan pisang yang terdapat kapsul berisi semut Jepang tersebut. Atau Anda pun bisa langsung mengkonsumsi kapsul berisi semut Jepang tanpa harus menggunakan pisang. Beberapa penjual online ada yang menawarkan penjualan semut Jepang. Anda dapat mengontaknya untuk informasi lebih mendetail tentang semut Jepang. Sekian artikel tentang manfaat dan kegunaan dari semut Jepang, semoga bermanfaat

Cara Budidaya Semut Jepang :
Alat dan Bahan:

1.    Toples plastik yang sudah dilubangi tutupnya. Ini berfungsi sebagai ventilasi udara agar  semut tidak mati.
2.    Kapas secukupnya.
3.    Ragi tape.
4.    semut jepang itu sendiri.

Langkahnya

  1. Pertama lubangi toples plastik pada tutupnya.
  2. Kemudian masukkan kapas sampai ¾ dari toples.  Usahakan tidak terlalu padat.
  3. Setelah itu masukkan semut jepang dan ragi tape.
 Biasanya dari 10 ekor semut jepang dapat berkembang biak menjadi sekitar 200an ekor dalam 2 bulan. Perawatan selanjutnya anda cukup memberi makan  semut seminggu sekali degan tiga butir ragi tape. Kalau budidaya anda ingin cepat berkembang saya sarankan untuk membeli bibit semut jepang sekitar 200an ekor yang mana biasa dijual seharga 200 ribuan.

BAGAIMANA HUKUM BEROBAT DENGAN SEMUT JEPANG DITELAN HIDUP HIDUP

Apakah benar semut hidup yang di makan (telan dengan air)? Apakah hukumnya haram?

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Wahai Hamba Allah, berobatlah kalian, janganlah berobat dengan yang haram” (HR Abu Daud)

Ibnu Masud radhiallahu anhu berkata,

“Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan/obat pada apa yang Allah haramkan bagi kalian”

Semut Jepang ini sebenarnya  bukanlah jenis semut, tetapi lebih ke arah “serangga /kutu” atau semacamnya.
Semut Jepang merupakan anggota marga Tenobrio dan Tribolium (semacam kutu yang gemar menghuni biji-bijian seperti beras yang termasuk dalam ordo Coleoptra). Sedangkan Semut merupakan serangga anggota suku Formicidae, bangsa Hymenoptera.

Kalau semut, maka hukumnya haram dimakan karena ada dalil tegas mengenai hal ini.Ibnu Abbas radhiallahu anhu berkata,

“Sesungguhnya Nabi shallallahualaihi wa sallam melarang dari membunuh empat jenis hewan; semut, lebah, burung hud-hud dan burung shurod.”

Lalu bagaimana Hukum makan serangga/kutu ?

Perlu diketahui bahwa binatang-binatang kecil (hasyaraat) ada dua macam:

1. Memiliki darah mengalir seperti tikus dan ular

2. Tidak memiliki darah mengalir seperti keong, kalajengking, cicak dan lain-lainnya (semut jepang termasuk yang ini)

Salah satu ulama Mazhab Syafii (mayoritas Indonesia) menghukumi haram makan serangga. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,:

“Dalam Mazhab ulama syafii, mengenai binatang-binatang kecil (hasyaraat) bumi seperti ular, kalajengking, kumbang/serangga, tikus dan lain-lain, hukumnya adalah haram.”

Demikinan juga pendapat Jumhur ulama. Dalil yang mengharamkan:

1. Allah mengharamkan apa yang buruk/khabaits dan kutu/serangga termasuk yang dianggap seperti ini.

Allah Taala berfirman,

“Dan Allah menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (Al Araf:157)

“Binatang-binatang kecil (hasyaraat) termasuk dari khabaits yang dianggap jelek oleh tabiat manusia dan dianggap suatu yang tidak baik (jika dimakan).”

2. Serangga/kutu tidak mempunyai cara untuk disembelih agar menjadi halal atau cara untuk membuatnya halal

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

“Tidak halal memakan siput darat, juga tidak halal memakan seseuatupun dari jenis serangga, seperti: cicak (masuk juga tokek), kumbang, semut, lebah, lalat, cacing, kutu, nyamuk, dan yang sejenis dengan mereka. Berdasarkan firman Allah Taala, “Diharamkan untuk kalian bangkai”, dan firman Allah -Taala-, “Kecuali yang kalian sembelih”. Dan telah jelas dalil yang menunjukkan bahwa penyembelihan pada hewan yang bisa dikuasai/dijinakkan, tidaklah teranggap secara syari kecuali jika dilakukan pada tenggorokan atau dadanya. Maka semua hewan yang tidak ada cara untuk bisa menyembelihnya, maka tidak ada cara/jalan untuk memakannya, sehingga hukumnya adalah haram karena tidak bisa dimakan, kecuali bangkai yang tidak disembelih (misalnya ikan dan belalang yang halal bangkainya)”.[6]

Pendapat yang membolehkah adalah pendapat dari Mazhab Malikiyah, dengan alasan:

1. Hukum asal makanan adalah halal

2.Terdapat Hadits dari Milqab bin Talibb dari ayahnya, bahwa tidak ada pengharaman Hasyaraat

“Aku menemai Nabi Shalallahu alaihi wa sallam, aku tidak pernah mendengar haramnya hasyaraat bumi.

Akan tetapi hadits ini dhaif dan seandainya shahih, maka tidak menutup kemungkinan yang lain pernah mendengarkannya mengenai keharamannya.

Informasi yang sampai ke kami bahwa cara berobat semut jepang adalah ada yang dengan cara diminum dengan air dalam keadaan hidup. Maka cara ini tidak boleh, karena ulama malikiyah yang membolehkan makan hasyaraat mempersyaratkan harus disembelih bagi yang memiliki darah mengalir atau dimatikan bagi yang tidak.

“Pendapat yang membolehkan makan hasyaraat semuanya, asalkan tidak membahayakan. Ini adalah pendapat ulama Malikiyah. Akan tetapi mereka mempersyaratkan halalnya dengan cara disembelih/dimatikan.”

SIMPULAN:

1. Terdapat perbedaan pendapat mengenai hukum memakan binatang-binatang kecil bumi (hasyarat), dalam hal ini kami memilih pendapat jumhur ulama yaitu haram

Terlebih lagi untuk berobat (pembahasan kita adalah hukum berobat) dan maka untuk lebih berhati-hati masalah halal-haram yang masuk ke tubuh kita serta masih ada alternatif pengobatan lainnya.

2. Informasi yang sampai ke kami bahwa ada cara berobat semut jepang adalah dengan cara diminum dengan air dalam keadaan hidup. Maka ini cara ini tidak boleh, karena ulama malikiyah yang membolehkan makan hasyaraat mempersyaratkan harus disembelih/dimatikan

3. Karena masalah ini adalah masalah perbedaan fikh, jangan sampai berpecah belah.Poin yang diperselisihkan adalah “anggapan khabist/jelek”, penilaian khabits bisa berbeda-beda dan serangga yang tidak mengalir darahnya tidak perlu disembelih sehingga cukup dimatikan dengan niat. Akan tetapi inipun disanggah karena qiyasnya adalah dengan belalang, sedangkan belalang ada dalil pengecualiannya.

Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjelaskan bahwa semua hasyaraat khabaits haram kecuali yang dikecualikan oleh dalil. Beliau berkata,

“Memakan khabaits, ular dan kalajengking diharamkan dengan Ijma kaum muslimin.”

Sumber : dr. Raehanul Bahraen/muslimafiyah

[1] HR. Abu Dawud [2] HR. Bukhari secara muallaq [3] HR. Abu Daud, Al-Irwa: 2490 [4] Al-Majmu 9/17-18

[5] Tafsirul Manar 8/145 [6] Lihat Al-Muhalla: 7/405 [7] HR. Abu Dawud dan didhaifkan oleh syaikh Al-Albani dalam Dhaif Sunan Abi Dawud

[8] Sumber: http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=8361

[9] Majmu Fatawa 11/609

 

sumber :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s