Bikin Flowchart memakai Software RAPTOR

Rapid Algorithmic Prototyping Tool for Ordered Reasoning (RAPTOR)

hello-raptor

A. Pendahuluan

RAPTOR  merupakan pemrograman  berbasis flowchartRAPTOR dirancang  untuk membantu memvisualisasikan algoritma yang telah kita buat. Program RAPTOR diciptakan secara visual dan dieksekusi secara visual dengan menelusuri eksekusi melalui flowchart. Biasanya kita lebih suka menggunakanflowchart untuk mengekspresikan algoritma, dan lebih berhasil menciptakan algoritma menggunakan RAPTOR daripada menggunakan bahasa tradisional atau menulis flowchart tanpa RAPTOR.

RAPTOR memiliki beberapa mode, secara default kita memakai mode Novice. Mode Novice memiliki global namespace tunggal untuk setiap variabel. ModeIntermediate digunakan untuk membuat prosedur yang memiliki ruang lingkup mereka sendiri (memperkenalkan gagasan lewat parameter dan mendukung rekursi). Mode baru RAPTOR adalah mode yang berorientasi object, yaitu versi 2009.

RAPTOR bebas untuk didistribusikan sebagai layanan kepada masyarakat.RAPTOR pada awalnya dikembangkan oleh dan untuk US Air Force Academy, Departemen Ilmu Komputer, namun penggunaannya telah menyebar dan RAPTOR sekarang digunakan untuk pendidikan di lebih 17 negara pada setidaknya 4 benua.

RAPTOR juga di lengkapi dengan proses generate flowchart ke beberapa source code yang sudah banyak di kenal seperti C++, Java, C# dan lain-lain. Sehingga pengguna tidak perlu lagi membangun dari awal sebuah source code, karena dariflowchart yang telah di buat langsung di terjemahkan ke Source Code olehRAPTOR.

Keunggulan dari software RAPTOR Interpreter Flowchart  adalah dapat mengeksekusi flowchart yang telah di bangun menjadi sebuah visualisasi yang nyata, sehingga pengguna dapat mengetahui step by step flowchart yang mereka buat melalui eksekusi secara visual dalam tiap langkahnya. Selain itu kelebihan dari Raptor Interpreter Flowchart ini ada pada saat kita membuat flowchartdengan penulisan variabel, RAPTOR di dukung dengan adanya fitur Auto Complete  seperti layaknya pada Pemrograman Visual Basic

simbol-flowchart-1

B. Interface

Pada program raptor memiliki digunakan simbol  sebagai berikut:

simbol-raptor

Gambar diatas merupakan interface dari RAPTOR. Disebelah kiri merupakan simbol-simbol yang dapat kita gunakan untuk membuat sebuah flowchart. Berikut adalah fungsi dari symbol-simbol diatas :

simbol-simbol yang sudah disediakan,
  • Assignment = Memberi, mengubah, dan menentukan sebuah variabel dengan nilainya sebelum akan di proses dalam program.
  •  Call =  Mengeksekusi sekelompok instruksi didefinisikan dalam prosedur bernama . Dalam beberapa kasus beberapa argumen prosedur ( yaitu , variabel ) akan diubah oleh petunjuk prosedur ini.
  • Input =  Memunginkinkan user untuk memasukan data yang selanjutnya di simpan dalam variable. 
  • Output = Menampilkan display dan variable yang sudah ditentukan.
  • Selection = Fungsi percabangan, ketika kondisi yang di tentukan ya atau tidak, maka akan ada statement yang berbeda.
  • Loop = Untuk mengulang suatu perintah dari fungsu percabangan yang sudah di tentukan.

C. Operator atau Fungsi

Operator atau fungsi memerintahkan komputer untuk melakukan beberapa perhitungan pada data. Operator ditempatkan antara data yang dioperasikan (yaitu X / 3, Y +7, dll) sedangkan fungsi menggunakan tanda kurung untuk menunjukkan data tersebut beroperasi pada (yaitu sqrt (4.7), sin (2,9)). Ketika dieksekusi, operator dan fungsi melakukan perhitungan dan mengembalikan hasil. RAPTOR memiliki operator dan fungsi sebagai berikut :Operator dan Fungsi

basic math                : +, -, *, /, ^, **, rem, mod, sqrt, log, abs, ceiling, floor.

trigonometry             : sin, cos, tan, cot, arcsin, arcos, arctan, arccot.

relational                  : =, !=, /=, <, >, >=, <=.

logical                      : and, or, not.

miscellaneous           : random, Length_of.

Operator matematika dasar dan fungsi yang termasuk biasa (+, -, *, /) serta beberapa yang tidak biasa.

“**” dan “^” adalah exponentiation, seperti 2 ** 4 adalah 16, 3 ^ 2 adalah 9.

rem (remainder) dan mod (modulus) mengembalikan sisa (apa yang tersisa) ketika operan kanan membagi operan kiri, contoh : 10 rem 3 adalah 1, 10 mod 3 adalah 1 juga.

sqrt mengembalikan akar kuadrat, contoh : sqrt (4) adalah 2.

log mengembalikan logaritma natural, contoh : log (e) adalah 1.

abs mengembalikan nilai absolut, contoh : abs (-9) adalah 9.

ceiling pada seluruh nomor, contoh : ceiling (3,14159) adalah 4.

floor pada seluruh nomor, contoh : floor (10/3) adalah 3.

“+” juga bekerja sebagai operasi concatenation untuk menggabungkan dua string atau string dan angka, contoh : “rata-rata adalah” + (Jumlah / Angka).

length_of mengembalikan jumlah karakter dalam sebuah variabel string (juga jumlah elemen dengan sebuah array), contoh : Nama ← “Stuff” diikuti dengan Length_Of (Nama) adalah 5.

 

Kita terbiasa dengan fungsi trigonometri (sin, cos, tan, cot, arcsin, arcos, arctan, arccot). Mereka bekerja pada berbagai unit yang bernilai radian. (kita harus mengkonversi dari derajat ke radian sebelum menggunakan fungsi tersebut.). arctan dan arccot adalah versi kedua parameter fungsi ini. (yaitu arctan (X / Y) ditulis dalam RAPTOR sebagai arctan (X, Y)).

Dalam RAPTOR, operator relasional dan operator logika hanya dapat digunakan dalam pengambilan keputusan sebagai bagian dari statement Selection dan Loop. Operator relasional adalah != = (tidak sama dengan), / = (tidak sama dengan), <,>,> = dan <=. Operator relasional mengembalikan nilai “Boolean” dalam “True”atau “False” (ya atau tidak). Sebagai contoh, operasi X < Y akan mengembalikanTRUE jika nilai yang tersimpan dalam variabel X kurang dari nilai yang disimpan dalam variabel Y. Jika tidak nilai FALSE dikembalikan. Hasil dari operasi relasional dapat digunakan oleh operator logika.

Operator logika didefinisikan oleh tabel berikut. Operan yang digunakan oleh operator logika harus bernilai “Boolean” (artinya nilai-nilai yang dikembalikan oleh operator relasional atau operator logis).

Fungsi secara acak mengembalikan angka antara 0 dan 1, contoh : X ← secara acak bisa menjadi 0, 0,23, 0,46578, dll. Jika kita memerlukan nomor acak dalam kisaran yang berbeda maka kita bisa menggabungkan fungsi acak dengan operasi lain. Misalnya, random * 100 akan mengevaluasi ke angka antara 0 dan 100. ceiling (random * 100) akan mengevaluasi ke seluruh nomor antara 1 dan 100.

D. Aplikasi

bagi yang membutuhkan aplikasinya

raptor2012

raptor2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s