KANDUNGAN FLOURIDE PADA AIR MINERAL

Secara umum air mineral memang mengandung fluorida. Namun sejatinya fluorida juga merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh. Ada ambang batas aman bagi kandungan fluoride, dimana menurut SNI adalah 1 mg/l (SNI 01-3553-2006), dan WHO menetapkan ambang yang lebih tinggi, yakni 1,5 mg/l. Sementara kandungan fluorida dalam air mineral berkisar 0,5 mg/l, masih jauh di bawah batas aman. Sebagai ilustrasi, bahkan air zam-zam pun mengandung fluorida dengan kadar lebih tinggi (0,75 mg/l), meski juga masih di bawah ambang batas aman.

Fluorida adalah salah satu zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh.  yang jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, bermanfaat untuk mencegah karies gigi dan berperan penting dalam pembentukan email gigi pada anak-anak,    Pemerintah,telah menetapkan batasan kandungan fluorida dalam air minum melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, yaitu tidak lebih dari 1,5 mg/l.   Batasan yang sama juga ditetapkan oleh World Health Organization (WHO, 2011) sebesar 1,5 mg/l.  Batasan yang lebih ketat bahkan ditetapkan dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, dimana kandungan fluoride dalam air mineral tidak boleh melebihi 1 mg/l.

Mengatakan bahwa fluoride berbahaya tidak sepenuhnya salah. Pada dosis yang besar, fluoride bisa membahayakan kesehatan, namun pada dosis yang kecil fluoride justru bermanfaat bagi kita. Fluoride ditambahkan pada air kemasan atau pasta gigi dikarenakan zat ini bisa mencegah timbulnya karang gigi dan gigi yang berlubang. Fluoride juga bermanfaat bagi kesehatan tulang. Penambahan fluoride merupakan salah satu cara paling efektif dan murah untuk mencegah karies gigi, sehingga departemen kesehatan USA menganjurkan penambahan fluoride dalam air kemasan. Hasilnya, terdapat penurunan yang signifikan dalam insidensi karies gigi dalam 70 tahun terakhir setelah penambahan fluoride di USA.

Dosis sejumlah 0,7 mg/liter cukup untuk memberikan efek yang baik bagi tulang dan gigi. Namun, dosis yang berlebihan justru dapat menyebabkan kerusakan tulang dan gigi. Fluorosis gigi kelainan enamel yang diebabkan oleh konsumsi fluoride yang berlebihan terjadi apabila kandungan fluoride dalam air berkisar antara 1,5-2 mg/liter, tergantung seberapa banyak seseorang meminum air tersebut. Fluorosis gigi sering terjadi pada usia anak 22-26 bulan di mana terjadi pertumbuhan dan mineralisasi gigi. Selain itu, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan keracunan fluoride akut yang bisa terjadi apabila mengkonsumsi fluoride sebanyak >1 g setiap kg berat badan.

Efek dari konsumsi fluoride berlebihan

Konsumsi fluoride yang berlebihan justru berbahaya, dan dapat menyebabkan gangguan, baik itu di gigi, tulang, maupun organ lain.

Sistem saraf

Sebuah penelitian di Cina menyatakan adanya penurunan IQ pada anak-anak yang meminum air dengan kandungan fluoride 2,5-4 mg/L.

Sistem hormon

Konsumsi berlebihan dari fluoride juga bisa menyebabkan penurunan hormon tiroid, peningkatan hormon paratiroid dan kalsitonin, dan mengganggu toleransi glukosa.

Sistem reproduksi

Penelitian pada hewan menyimpulkan bahwa fluoride dalam kadar yang sangat tinggi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan sistem reproduksi, namun efek pada manusia masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Organ lain

Penelitian pada hewan menyimpulkan bahwa fluoride yang lebih banyak dari 4mg/L menyebabkan iritasi organ pencernaan, merusak hati dan ginjal. Sedangkan pada manusia, kadar fluoride yang tinggi tidak dianjurkan pada penderita penyakit ginjal.

Jadi pada intinya sepanjang kandungan flourida itu masih di bawah ambang batas, maka hal itu masih dipandang aman bagi kesehatan.

Terkait temuan dari Harvard University bahwa Air Mineral dengan Fluorida juga mengurangi IQ anak-anak. Sebuah pertanyaan besar jika Danone melalui Aqua menanamkan Zat berbahaya ini di minuman anak-anak Indonesia, dalam target apa untuk puluhan tahun mendatang?

Dalam temuan itu juga membuktikan bahwa Air dengan fluorida di berbagai Negara yang mengonsumsinya termasuk Indonesia ditemukan fakta bahwa anak-anak yang tinggal di Daerah air yang mengandung konsentrasi tinggi fluorida dan meminum Air Mineral dengan kandungan Flourida seperti Indonesia salah satunya Koefisien Intelektualnya sangat rendah. Saya melihat ini sebuah unsur kesengajaan mengapa kemudian pihak Danone menggunakan Zidane sebagai idola untuk kampanye Air Mineral ini di Indonesia disebabkan Zidane muslim dan penduduk Indonesia juga mayoritas muslim. Oleh karena itu, para Ilmuwan dari Universitas Harvard melakukan studi besar dengan mengumpulkan hasil penelitian sebelumnya dalam periode 22 tahun, di mana mereka mempelajari Efek air dengan Fluorida pada anak-anak.

Hasilnya menunjukkan bahwa fluorida dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak untuk tingkat yang lebih besar yang mempengaruhi orang dewasa.

Selain itu dalam laporan tersebut bahwa fluorida dapat menyebabkan :

Kerusakan hippocampus, mengurangi kadar lipid, plakat pembentukan beta-amiloid (kelainan yang terjadi pada penyakit Alzheimer), eksaserbasi cedera, kerusakan pada sistem pertahanan dan antioksidan, peningkatan dalam aluminium, akumulasi fluoride dalam kelenjar pineal yang kesemuanya ada didalam Otak Manusia.

Dan studi telah menemukan bahwa fluorida berlebih di dalam tubuh dapat menyebabkan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Hiperaktif atau kelesuan
  • Gangguan otot
  • Radang sendi
  • Demensia
  • Tidak aktifnya 62 enzim dan menghambat lebih dari 100 Enzim
  • Menghambat pembentukan antibodi
  • Kematian sel
  • Patah tulang
  • Beberapa jenis kanker dalam tulang.

Permasalahannya sejauh mana penelitian terkait motivasi black campaign produk tertentu.

Apakah pasta gigi yang mengandung fluorida berbahaya? Mungkin, jika anda menelannya secara langsung. Secara umum pasta gigi yang mengandung fluorida aman untuk kesehatan (jika tak ditelan). Fluorida adalah zat yang bisa membantu perkembangan gigi dan tulang, dan mengurangi karang gigi. Segala bahaya dari fluorida yang berlebihan itu nyata, tapi sekali lagi, hanya jika kadar fluorida berlebihan. Meminum air mineral atau menggosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluorida tidak berbahaya. Tentu saja sebagai langkah pencegahan, kita bisa menjaga anak-anak, misal dengan tidak memberi mereka pasta gigi yang mengandung fluorida (agar tidak tertelan oleh mereka).

http://mengenalsecretsocieties.blogspot.co.id/2012/10/fakta-tentang-bahaya-fluoride.html#.WM3Vc9KGPIV

https://hellosehat.com/benarkah-fluoride-pada-air-minum-kemasan-berbahaya-bagi-kesehatan/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s